Assalamu'alaikum

Assalamu'alaikum

Rabu, 25 Juli 2012

2; MODAL BISNIS


MODAL BISNIS
Eris Herisno
Serial BISNIS ke 2



Suatu ketika dalam sebuah obrolan, teman saya berkata seperti ini,” Bukan tidak mau berbisnis, tapi saya tidak punya kemampuan
Di lain waktu, teman saya yang lain juga berkata,”Bisnis apa?. Modal (uang) saja tidak punya. Bagaimana mau bisnis?”
             Kalau dilihat, alasan yang dikemukakan sangatlah sederhana. Tapi sebenarnya alasan tersebut merupakan kekeliruan yang sangat besar. Sayangnya alasan tersebut sudah memasyarakat di negeri ini.
             Modal untuk memulai bisnis yang paling utama, sebenarnya bukanlah terletak pada kemampuan, karena kemampuan bisa di latih, melatih diri dan terlatih dengan sendirinya.
 -Di latih, artinya  sengaja mengasah bakat yang terpendam, baik dengan mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis, seminar, atau dengan mendatangi orang-orang yang sudah berpengalaman dalam berbisnis. Karena pada dasarnya semua orang mempunyai bakat yang bisa di olah menjadi bisnis.
            -Melatih diri, artinya sama seperti halnya di latih, namun disini lebih cenderung kita di tuntut untuk kreatif, misalnya dengan mencoba memulai bisnis kecil-kecilan.
            -Sedangkan terlatih dengan sendirinya, mempunyai arti bahwa kita secara tidak sengaja terasah bakat yang terpendam melalui bisnis yang sedang di olah. Tanpa melalui pelatihan-pelatihan, seminar atau buku-buku. Ia berjalan secara alamiah. Biasanya hal ini akan berhasil jika kita melaksanakan 3 kunci, yaitu: kesabaran, kejujuran dan ketekunan. Lambat laun kita akan tau liku-liku bisnis dengan sendirinya, Baik cara nengolah, memasarkan, ataupun cara mengahadapi kesulitan.
            Kemudian, modal bisnis yang paling utama, juga bukan terletak pada tidak tersedianya modal (Uang), karena modal bisa dicari atau dicarikan.
            -Dicari, artinya kita berusaha mengadakan modal tersebut misalnya melalui pinjaman kepada bank, teman, saudara atau siapa saja.
            -Sedangkan dicarikan, prosesnya melalui orang lain baik itu teman, saudara, atau siapa saja yang berusaha menolong kita untuk pengadaan modal tersebut.
            Lalu, apa modal untuk memulai bisnis yang paling utama?.
            Jawabanya adalah; Pemahaman, Kemauan yang kuat dan Keberanian!.
            Jika  seseorang sudah faham tentang urgensi bisnis, keuntungan berbisnis, liku-liku bisnis, dan tentang kelebihan berbisnis daripada pekerjaan yang lain, maka akan lahirlah kemauan yang kuat. Kemauan tidak bisa dipaksakan, karena kemauan datangnya dari dasar hati kita. Kemauan akan datang ketika kita benar-benar faham. Lalu setelah itu dengan sendirinya akan  muncul keberanian, berani menghadapi kesulitan, siap lelah fisik dan pikiran, dan berani menanggung resiko ketika merugi dalam berbisnis. Jika ketiga hal di atas sudah  ada dalam diri seseorang (pemahaman, kemauan yang kuat, keberanian), maka kegagalan apapun yang di alami, ia tak akan berhenti dari berbisnis. Sebab kegagalan, merugi, kesulitan, saingan, merupakan jalan yang pasti ada dalam berbisnis. Dan kesadaran ini terlahir dari pemahaman!.  
     Suatu ketika teman saya punya modal yang nilainya puluhan juta rupiah, menurut saya, jika membuka sebuah toko kecil-kecilan, uang tersebut lebih dari cukup. Tapi teman saya bingung memikirkan bisnis yang akan di olahnya. Mau buka warung makanan takut enggak laku, basi, terus rugi. Buka konfeksi, belum punya lobang yang mau menerima, padahal ia punya kemampuan dalam bidang pakaian, ujung-ujungnya takut rugi juga. Ia sama sekali tidak punya keberanian.
     Teman saya yang lain malah sebaliknya. Dengan modal hanya sepuluh ribu rupiah, Ia coba berdagang Aqua gelas di sebuah terminal, padahal sama sekali tidak punya kemampuan berdagang. Tapi berkat ketekunan, kesabaran dan keberaniannya yang lahir dari kemauan yang kuat, maka ia terus bertahan, segala cobaan, tantangan, kesulitan, merugi ia terus hadapi. Dan sekarang, menurut saya Ia bisa dikatakan sukses, modalnya sudah berlipat menjadi ratusan ribu rupiah. Kenapa bisa demikian?
     Karena ia faham!!.

                                                              -Urgensi bisnis                        -                                                 
                                                              -Keuntungan berbisnis            -                                   -Dari dasar hati
Modal memulai bisnis     Pemahaman                                                        Kemauan yang kuat                   Kebereanian-
                                                              -Liku-liku bisnis                     -                                   -Tidak bisa dipaksa
                                                                      -Kelebihan berbisnisKemauan-
    -Menanggung resiko
    -menghadapi kesulitan


MODAL BISNIS
Eris Herisno
Serial BISNIS ke 2



Suatu ketika dalam sebuah obrolan, teman saya berkata seperti ini,” Bukan tidak mau berbisnis, tapi saya tidak punya kemampuan
Di lain waktu, teman saya yang lain juga berkata,”Bisnis apa?. Modal (uang) saja tidak punya. Bagaimana mau bisnis?”
             Kalau dilihat, alasan yang dikemukakan sangatlah sederhana. Tapi sebenarnya alasan tersebut merupakan kekeliruan yang sangat besar. Sayangnya alasan tersebut sudah memasyarakat di negeri ini.
             Modal untuk memulai bisnis yang paling utama, sebenarnya bukanlah terletak pada kemampuan, karena kemampuan bisa di latih, melatih diri dan terlatih dengan sendirinya.
 -Di latih, artinya  sengaja mengasah bakat yang terpendam, baik dengan mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis, seminar, atau dengan mendatangi orang-orang yang sudah berpengalaman dalam berbisnis. Karena pada dasarnya semua orang mempunyai bakat yang bisa di olah menjadi bisnis.
            -Melatih diri, artinya sama seperti halnya di latih, namun disini lebih cenderung kita di tuntut untuk kreatif, misalnya dengan mencoba memulai bisnis kecil-kecilan.
            -Sedangkan terlatih dengan sendirinya, mempunyai arti bahwa kita secara tidak sengaja terasah bakat yang terpendam melalui bisnis yang sedang di olah. Tanpa melalui pelatihan-pelatihan, seminar atau buku-buku. Ia berjalan secara alamiah. Biasanya hal ini akan berhasil jika kita melaksanakan 3 kunci, yaitu: kesabaran, kejujuran dan ketekunan. Lambat laun kita akan tau liku-liku bisnis dengan sendirinya, Baik cara nengolah, memasarkan, ataupun cara mengahadapi kesulitan.
            Kemudian, modal bisnis yang paling utama, juga bukan terletak pada tidak tersedianya modal (Uang), karena modal bisa dicari atau dicarikan.
            -Dicari, artinya kita berusaha mengadakan modal tersebut misalnya melalui pinjaman kepada bank, teman, saudara atau siapa saja.
            -Sedangkan dicarikan, prosesnya melalui orang lain baik itu teman, saudara, atau siapa saja yang berusaha menolong kita untuk pengadaan modal tersebut.
            Lalu, apa modal untuk memulai bisnis yang paling utama?.
            Jawabanya adalah; Pemahaman, Kemauan yang kuat dan Keberanian!.
            Jika  seseorang sudah faham tentang urgensi bisnis, keuntungan berbisnis, liku-liku bisnis, dan tentang kelebihan berbisnis daripada pekerjaan yang lain, maka akan lahirlah kemauan yang kuat. Kemauan tidak bisa dipaksakan, karena kemauan datangnya dari dasar hati kita. Kemauan akan datang ketika kita benar-benar faham. Lalu setelah itu dengan sendirinya akan  muncul keberanian, berani menghadapi kesulitan, siap lelah fisik dan pikiran, dan berani menanggung resiko ketika merugi dalam berbisnis. Jika ketiga hal di atas sudah  ada dalam diri seseorang (pemahaman, kemauan yang kuat, keberanian), maka kegagalan apapun yang di alami, ia tak akan berhenti dari berbisnis. Sebab kegagalan, merugi, kesulitan, saingan, merupakan jalan yang pasti ada dalam berbisnis. Dan kesadaran ini terlahir dari pemahaman!.  
     Suatu ketika teman saya punya modal yang nilainya puluhan juta rupiah, menurut saya, jika membuka sebuah toko kecil-kecilan, uang tersebut lebih dari cukup. Tapi teman saya bingung memikirkan bisnis yang akan di olahnya. Mau buka warung makanan takut enggak laku, basi, terus rugi. Buka konfeksi, belum punya lobang yang mau menerima, padahal ia punya kemampuan dalam bidang pakaian, ujung-ujungnya takut rugi juga. Ia sama sekali tidak punya keberanian.
     Teman saya yang lain malah sebaliknya. Dengan modal hanya sepuluh ribu rupiah, Ia coba berdagang Aqua gelas di sebuah terminal, padahal sama sekali tidak punya kemampuan berdagang. Tapi berkat ketekunan, kesabaran dan keberaniannya yang lahir dari kemauan yang kuat, maka ia terus bertahan, segala cobaan, tantangan, kesulitan, merugi ia terus hadapi. Dan sekarang, menurut saya Ia bisa dikatakan sukses, modalnya sudah berlipat menjadi ratusan ribu rupiah. Kenapa bisa demikian?
     Karena ia faham!!.

                                                              -Urgensi bisnis                        -                                                 
                                                              -Keuntungan berbisnis            -                                   -Dari dasar hati
Modal memulai bisnis     Pemahaman                                                        Kemauan yang kuat                   Kebereanian-
                                                              -Liku-liku bisnis                     -                                   -Tidak bisa dipaksa
                                                                      -Kelebihan berbisnisKemauan-
    -Menanggung resiko
    -menghadapi kesulitan

>b:else/> baca selengkapnya......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar