Assalamu'alaikum

Assalamu'alaikum

Rabu, 25 Juli 2012

6; GODAAN


GODAAN
Eris Herisno
Serial BISNIS ke 6


Kita, masih dalam perjalanan. Lengan baju kita masih tersingsing, sebagai isyarat bahwa kita masih siap bekerja. Kita juga menyadari bahwa lautan harapan masih jauh di depan, jangankan riak ombak, gemuruhpun tak terdengar. Hanya kicauan burung yang melintas di atas kepala, seakan berteriak lantang penuh semangat: majuuu…!, bergerak !, bertindak !.
            Seandainya sampai di tepi pantai, kitapun siap untuk tidak terlena oleh pesonanya, yang dengan segala keindahannya, kesenangannya, dan pesona-pesona lain yang menggetarkan jiwa.
            Sekedar singgah untuk menghempaskan beban yang menghimpit, boleh saja, bahkan dianjurkan untuk memulihkan kembali energi kita. Tapi sekali lagi, kita tidak boleh terlena!.
            Dalam setiap perjuangan, pasti ada godaan yang mempesona jiwa. Para Pahlawan misalnya. Anis Matta –dalam bukunya Mencari Pahlawan Indonesia- menggambarkan bahwa ada trilogi dunia yang kerap menghantui para Pahlawan: Harta, Tahta dan Perempuan!.
            Begitulah perjalanan pahlawan, begitulah juga perjalanan pebisnis. Godaan, selalu saja tersenyum manis membingkai jiwa.
            Bedanya, jika para pahlawan dihadapkan  pada tiga godaan, Sementara Pebisnis hanya menghadapi dua godaan. Harta dan Perempuan. Sebab jalur tahta tidak terlalu banyak dilalui oleh para pebisnis, terutama pebisnis kecil-kecilan dan yang hidupnya pas-pasan. tak ada jalan ke arah sana, jelasnya, syahwat untuk yang satu ini tak ada dalam tahapan bisnis.
            Jika godaan yang paling berat bagi para pahlawan adalah tahta –seperti yang dikatakan Anis matta dengan mengutip ungkapan Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah,- ”Syahwat yang paling kuat dalam diri manusia ternyata syahwat kekuasaan”- Maka, godaan apa yang paling berat dihadapi para pebisnis?
            Harta!. Itulah jawabannya!!
            Logikanya sangatlah sederhana.
            Pertama, karena harta adalah bagian utama dunia bisnis.
            Kedua, karena dengan harta kita bisa meraih segalanya!. Termasuk meraih perempuan!.
            Itulah sebabnya kita sering kali mendengar para pebisnis yang ingin meraih keuntungan besar dengan menghalalkan segala cara, menipu, mengurangi timbangan, menimbun, membajak, memalsukan, riba dan lain sebagainya. Hanya karena harta.   
            Dan mungkin itulah juga sebabnya kenapa Allah SWT menurunkan salah satu surat Al Qur’an secara khusus mengenai hal ini, Al-Muthaffifiin (orang-orang yang berbuat curang) untuk memperingatkan kita. “Kita hanya seorang manusia, bukan Tuhan!” Kata Anis Matta.
            Godaan bisnis, apapun bentuknya harus kita hindari. Agar kita selamat dan termasuk orang-orang yang tertulis dalam kitab ‘Illiyyin.
Sekali-kali tidak, Sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam 'Illiyyin.” (QS: 83. 18).

'Illiyyin: nama kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang yang berbakti.


GODAAN
Eris Herisno
Serial BISNIS ke 6


Kita, masih dalam perjalanan. Lengan baju kita masih tersingsing, sebagai isyarat bahwa kita masih siap bekerja. Kita juga menyadari bahwa lautan harapan masih jauh di depan, jangankan riak ombak, gemuruhpun tak terdengar. Hanya kicauan burung yang melintas di atas kepala, seakan berteriak lantang penuh semangat: majuuu…!, bergerak !, bertindak !.
            Seandainya sampai di tepi pantai, kitapun siap untuk tidak terlena oleh pesonanya, yang dengan segala keindahannya, kesenangannya, dan pesona-pesona lain yang menggetarkan jiwa.
            Sekedar singgah untuk menghempaskan beban yang menghimpit, boleh saja, bahkan dianjurkan untuk memulihkan kembali energi kita. Tapi sekali lagi, kita tidak boleh terlena!.
            Dalam setiap perjuangan, pasti ada godaan yang mempesona jiwa. Para Pahlawan misalnya. Anis Matta –dalam bukunya Mencari Pahlawan Indonesia- menggambarkan bahwa ada trilogi dunia yang kerap menghantui para Pahlawan: Harta, Tahta dan Perempuan!.
            Begitulah perjalanan pahlawan, begitulah juga perjalanan pebisnis. Godaan, selalu saja tersenyum manis membingkai jiwa.
            Bedanya, jika para pahlawan dihadapkan  pada tiga godaan, Sementara Pebisnis hanya menghadapi dua godaan. Harta dan Perempuan. Sebab jalur tahta tidak terlalu banyak dilalui oleh para pebisnis, terutama pebisnis kecil-kecilan dan yang hidupnya pas-pasan. tak ada jalan ke arah sana, jelasnya, syahwat untuk yang satu ini tak ada dalam tahapan bisnis.
            Jika godaan yang paling berat bagi para pahlawan adalah tahta –seperti yang dikatakan Anis matta dengan mengutip ungkapan Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah,- ”Syahwat yang paling kuat dalam diri manusia ternyata syahwat kekuasaan”- Maka, godaan apa yang paling berat dihadapi para pebisnis?
            Harta!. Itulah jawabannya!!
            Logikanya sangatlah sederhana.
            Pertama, karena harta adalah bagian utama dunia bisnis.
            Kedua, karena dengan harta kita bisa meraih segalanya!. Termasuk meraih perempuan!.
            Itulah sebabnya kita sering kali mendengar para pebisnis yang ingin meraih keuntungan besar dengan menghalalkan segala cara, menipu, mengurangi timbangan, menimbun, membajak, memalsukan, riba dan lain sebagainya. Hanya karena harta.   
            Dan mungkin itulah juga sebabnya kenapa Allah SWT menurunkan salah satu surat Al Qur’an secara khusus mengenai hal ini, Al-Muthaffifiin (orang-orang yang berbuat curang) untuk memperingatkan kita. “Kita hanya seorang manusia, bukan Tuhan!” Kata Anis Matta.
            Godaan bisnis, apapun bentuknya harus kita hindari. Agar kita selamat dan termasuk orang-orang yang tertulis dalam kitab ‘Illiyyin.
Sekali-kali tidak, Sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam 'Illiyyin.” (QS: 83. 18).

'Illiyyin: nama kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang yang berbakti.

>b:else/> baca selengkapnya......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar